MAPPI |LINTASTIMOR.ID– Senja Ramadhan turun perlahan di Kota Kepi. Cahaya keemasan menyapu halaman Masjid Nurul Huda, sementara umat Muslim berdatangan dengan langkah tenang, membawa harap dan doa. Di tengah suasana yang teduh itu, kehadiran Gubernur Provinsi Papua Selatan, Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., IPM, dalam agenda Safari Ramadhan bukan sekadar kunjungan pemerintahan—melainkan pertemuan hati antara pemimpin dan umat.
Kamis, 5 Maret 2026, halaman Masjid Nurul Huda Kepi dipenuhi nuansa khidmat. Pemerintah Provinsi Papua Selatan menggelar Safari Ramadhan dan buka puasa bersama, dihadiri Gubernur Papua Selatan, Wakil Bupati Mappi, Ketua MUI Papua Selatan, Wakil Ketua I DPR Papua Selatan, perwakilan Polda Papua, LO BINDA, unsur Forkopimda, serta umat Muslim dari berbagai penjuru Kota Kepi.
Di tengah kebersamaan itu, Ketua PKM Masjid Nurul Huda Kepi, Abdul Kohar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Gubernur di rumah ibadah tersebut.
╔════════════════════════════════╗
“Kunjungan Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda biasa. Ini adalah simbol kehadiran pemerintah bersama umat Muslim di bulan suci. Kami berharap pemerintah terus merangkul seluruh elemen masjid agar bersama-sama membangun masyarakat yang sejahtera, aman, dan taat beragama.”
— Abdul Kohar
╚════════════════════════════════╝
Sementara itu, Wakil Bupati Mappi H. Sanusi, S.Sos menyampaikan bahwa kedatangan Gubernur di Kabupaten Mappi menjadi pesan kuat tentang pentingnya merawat kebersamaan lintas iman di daerah yang kaya keberagaman.
╔════════════════════════════════╗
“Mari kita menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan rukun di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Kita harus berkomitmen memperkuat solidaritas sosial dan mencegah konflik yang dapat memecah belah persatuan di tanah Mappi.”
— H. Sanusi, S.Sos
╚════════════════════════════════╝
Dalam sambutannya, Gubernur Apolo Safanpo menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Mappi. Ia menegaskan bahwa tahun ini menjadi momen istimewa karena beberapa umat beragama menjalankan ritual keagamaan dalam waktu yang hampir bersamaan—sebuah pengingat bahwa toleransi harus terus dipupuk.
╔════════════════════════════════╗
“Pada bulan suci ini, mari memperbaiki hubungan dengan diri kita sendiri, memperbaiki hubungan dengan sesama, dan memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta. Semua itu kita jalani melalui puasa, doa, sedekah, dan kehidupan yang sederhana.”
— Apolo Safanpo
╚════════════════════════════════╝
Sebagai wujud kepedulian sosial di bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga menyerahkan 500 paket sembako Ramadhan kepada pihak Masjid Nurul Huda Kepi serta bantuan dana tunai sebesar Rp100 juta untuk PKM Masjid.
Secara kontekstual, kegiatan Safari Ramadhan seperti ini memiliki makna strategis di wilayah Papua Selatan yang dihuni beragam suku dan keyakinan. Kehadiran pemimpin daerah dalam ruang ibadah umat bukan sekadar simbol politik seremonial, tetapi menjadi pesan moral bahwa harmoni sosial dan toleransi adalah fondasi utama menjaga stabilitas masyarakat di wilayah yang terus bertumbuh.
Menjelang azan magrib, suasana masjid semakin hening. Doa-doa melayang di udara, sementara piring-piring sederhana tersusun untuk berbuka. Di tempat itulah, Safari Ramadhan menemukan maknanya yang paling dalam—bukan hanya tentang perjalanan seorang gubernur, tetapi tentang perjalanan hati sebuah masyarakat yang terus belajar merawat persaudaraan di tanah Mappi.


















