BOGOR |LINTASTIMOR.ID) – Dari kediamannya di Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan arahan penting: TNI dan Polri diminta bertindak tegas terhadap aksi anarkis yang merebak di sejumlah daerah. Arahan itu disampaikan langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Sabtu siang.
“Arahan Presiden jelas, khusus untuk tindakan anarkis, TNI dan Polri diminta mengambil langkah tegas sesuai dengan undang-undang,” kata Kapolri usai mendampingi Panglima TNI keluar dari pertemuan dengan Presiden.
Dari Aspirasi ke Kerusuhan
Kapolri menegaskan, dalam dua hari terakhir, dinamika aksi unjuk rasa telah bergeser. Dari yang semula penyampaian aspirasi, kini menjelma kerusuhan: pembakaran gedung, perusakan fasilitas umum, hingga penyerangan markas.
“Situasi seperti itu tidak lagi masuk kategori aspirasi, melainkan sudah perbuatan pidana,” ujarnya tegas.
Karena itu, TNI-Polri bersiap turun tangan di lapangan. “Informasi yang kami terima, masyarakat sudah mulai gelisah dan takut. Aparat akan segera bergerak untuk memulihkan situasi,” kata Kapolri.
Namun, ia menekankan bahwa langkah hukum yang diambil tetap terukur, demi memastikan ketertiban hadir tanpa menambah luka.
“Semua ini demi kepentingan masyarakat luas dan menjaga stabilitas nasional,” ucapnya.
Seruan Panglima untuk Damai
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menambahkan, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi. Ia mengingatkan, setiap ajakan anarkis hanya akan merugikan diri sendiri dan bangsa.
“Mari kita ciptakan rasa aman dan damai. Kalau ada masalah, selesaikan dengan musyawarah sesuai hukum yang berlaku,” tutur Panglima dengan nada teduh.
Catatan Redaksi
Di balik perintah tegas negara, ada pesan damai yang tak boleh dilupakan. Aparat adalah pengawal rasa aman, sementara rakyat adalah pemilik sah aspirasi. Antara keduanya, jembatan dialog tetap harus dibangun.
Lintastimor mencatat: ketegasan hukum memang penting, tetapi musyawarah dan hati yang mendengar adalah obat sejati bagi bangsa. Karena damai bukan sekadar ketiadaan kerusuhan, melainkan hadirnya rasa percaya antara rakyat dan pemimpinnya.