Scroll untuk baca artikel
Dirgahayu Indonesia 80
Example 728x250
Gaya HidupHiburanNasional

Piche Kota Nyanyikan Doa Damai dari Perbatasan untuk Indonesia

215
×

Piche Kota Nyanyikan Doa Damai dari Perbatasan untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ATAMBUA |LINTASTIMOR.ID) – Dari tapal batas negeri, suara musik akan menggema menjadi doa. Malam ini, Minggu (31/8/2025) pukul 18.30 WITA, penyanyi muda berbakat asal Belu, Piche Kota, akan berdiri di panggung Lapangan Umum Simpang Lima Atambua. Bukan sekadar konser, melainkan sebuah persembahan musik yang dibalut doa perdamaian untuk Nusantara.

Disaksikan oleh para pemimpin daerah, aparat negara, tokoh agama, dan ribuan masyarakat perbatasan, Piche akan mengalunkan nada yang tak hanya menghibur, tetapi juga mengetuk hati dalam doa.

Example 300x600

“Musik bukan sekadar suara. Musik adalah doa yang bernyanyi, harapan yang bergetar, dan cinta yang menembus batas,” ungkap Piche Kota sebelum naik ke panggung.

Acara bertajuk Doa Perdamaian dari Batas Negeri untuk Indonesia ini menjadi simbol persatuan. Dari tanah Atambua, pesan damai dikirim ke seluruh penjuru nusantara: bahwa Indonesia terlalu besar untuk dipecah oleh benci, dan terlalu indah untuk dilukai oleh perpecahan.

“Dari perbatasan kami ingin berkata: Indonesia adalah satu. Biarlah  musik menjadi bahasa persaudaraan, dari batas kita doakan perdamaian untuk negeri lebih baik lagi” kata Piche dengan mata berbinar, penuh cinta pada tanah kelahirannya.

Sebagaimana firman Tuhan meneguhkan langkah setiap umat-Nya:

“Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik, yang memberitakan damai sejahtera dan keselamatan” (Yesaya 52:7).

Malam ini Atambua tidak hanya menyanyi, tetapi berdoa bersama. Dari batas negeri, nada-nada Piche Kota akan melayang ke langit Indonesia, menjadi simfoni perdamaian yang menolak perang dan menginginkan persatuan.


 

Example 300250