Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaHukum & KriminalKabupaten Mappi

Operasi Ketupat Cartenz 2026 Dimulai: Polres Mappi Siagakan Pasukan Amankan Arus Mudik Lebaran

11
×

Operasi Ketupat Cartenz 2026 Dimulai: Polres Mappi Siagakan Pasukan Amankan Arus Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

MAPPI | LINTASTIMOR.ID-Senja perlahan turun di Lapangan Apel Polres Mappi, Jalan Kalimantan Kepi, Kamis sore (12/3/2026). Di tengah barisan rapi personel berseragam, sirene kesiapsiagaan seakan mulai berdentang—menandai dimulainya sebuah misi besar: menjaga perjalanan mudik masyarakat agar tetap aman, nyaman, dan penuh kedamaian menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Example 300x600

Tepat pukul 16.00 WIT, Kapolres Mappi Kompol Suparmin, S.IP., M.H. memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026. Apel ini menjadi pengecekan akhir kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi lintas instansi sebelum operasi pengamanan Lebaran resmi dilaksanakan.

Momentum ini tidak hanya dihadiri jajaran kepolisian. Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu, perwakilan Kementerian Agama, BPBD, Dinas Perhubungan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat turut hadir menyaksikan kesiapan aparat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pengamanan Lebaran bukan sekadar tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen daerah.

Dalam amanat yang dibacakannya, Kapolres Mappi menyampaikan pesan dari Kapolri mengenai dinamika situasi global yang tengah terjadi.

Ia menyinggung kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia, termasuk fluktuasi harga minyak yang berdampak pada perekonomian nasional. Namun di tengah ketidakpastian itu, negara tetap berkomitmen menjaga kenyamanan masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri.

╔════════════════════════════════╗
“Meski kondisi internasional sedang tidak menentu, pemerintah melalui Polri berkomitmen memastikan masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar tanpa terganggu oleh gejolak ekonomi maupun isu keamanan.”
— Kompol Suparmin, S.IP., M.H.
╚════════════════════════════════╝

Operasi Ketupat Cartenz 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Secara nasional, operasi ini melibatkan ratusan ribu personel gabungan yang ditempatkan di berbagai pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Fokus pengamanan diarahkan pada berbagai objek vital seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta sarana transportasi umum yang diprediksi akan dipadati masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolres juga mengingatkan personel untuk mewaspadai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kejahatan konvensional, aksi balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok. Selain itu, aparat diminta aktif memantau ketersediaan bahan pokok dan BBM agar masyarakat tidak mengalami kelangkaan selama masa perayaan.

Sebagai tanda dimulainya operasi, dilakukan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel—sebuah simbol bahwa tugas kemanusiaan tersebut resmi dijalankan.

╔════════════════════════════════╗
“Setiap anggota jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah dan kehormatan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.”
— Kompol Suparmin
╚════════════════════════════════╝

Apel kemudian ditutup dengan doa bersama. Dalam suasana khidmat, para petugas menundukkan kepala memohon keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas serta masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Secara kontekstual, Operasi Ketupat merupakan agenda tahunan yang menjadi barometer kesiapan negara dalam mengelola mobilitas besar masyarakat selama Idul Fitri. Di daerah seperti Kabupaten Mappi yang memiliki tantangan geografis tersendiri, koordinasi lintas instansi menjadi faktor kunci agar pengamanan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga mampu menjangkau seluruh wilayah pelayanan masyarakat.

Ketika barisan pasukan perlahan dibubarkan dan matahari tenggelam di ufuk Kepi, satu pesan tersisa dari apel sore itu: menjaga perjalanan mudik bukan sekadar tugas pengamanan—melainkan bentuk pengabdian agar setiap orang dapat pulang ke rumahnya dengan selamat, membawa pulang kebahagiaan Lebaran untuk keluarga tercinta.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe