Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MimikaNasional

Menjemput Masa Depan dari Timur

148
×

Menjemput Masa Depan dari Timur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Lima Siswa OAP SMKN 1 Mimika Belajar ke Jawa: Dari Bengkel Sekolah hingga Peta Kerja Dunia

TIMIKA, LINTASTIMOR.ID
Pagi di Timika belum sepenuhnya terang ketika lima anak muda Orang Asli Papua melangkah keluar dari gerbang sekolah mereka. Di pundak mereka tergantung tas sederhana, di dada mereka berdenyut harapan yang jauh lebih besar dari jarak ribuan kilometer yang akan ditempuh.

Bukan sekadar perjalanan lintas pulau.
Ini adalah perjalanan lintas kemungkinan.

Example 300x600

SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika, Januari ini, mengirim 5 siswa OAP dan 3 guru pendamping untuk mengikuti studi tiru selama 11 hari ke Pulau Jawa—menyusuri Surabaya, Malang, dan Solo—wilayah yang selama ini kerap disebut sebagai pusat rujukan pendidikan vokasi nasional.

Mereka akan belajar langsung di 6 SMK unggulan, 1 politeknik, dan 1 Balai Latihan Kerja (BLK). Bukan untuk berwisata. Melainkan untuk membaca masa depan.

Belajar Bukan Sekadar Meniru, Tapi Memaknai

Kepala SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika, Drs. Selsius E. Aron, M.Pd, menyebut kegiatan ini sebagai ikhtiar sadar untuk membuka cakrawala anak-anak Papua tentang dunia kerja dan kompetensi global.

“Kami ingin siswa OAP melihat sendiri arah dan proyeksi masa depan mereka. Supaya sekolah tidak berhenti sebagai ruang kelas, tapi menjadi jembatan menuju kehidupan yang layak,”
(Drs. Selsius E. Aron, M.Pd)

Selama studi tiru, rombongan akan mengeksplorasi berbagai aspek strategis pendidikan vokasi:
mulai dari implementasi EVARD, usaha berbasis kompetensi keahlian, pembelajaran di kelas dan bengkel, manajemen sekolah berbasis digital, hingga mekanisme BLK dalam menyalurkan tenaga kerja ke luar negeri.

Bagi sebagian siswa, ini adalah pengalaman pertama keluar dari Papua. Bagi sekolah, ini adalah investasi jangka panjang.

Dari Bengkel Sekolah ke Dunia Global

Beberapa bulan sebelumnya, sekolah ini telah lebih dulu menggelar pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang bagi 10 siswa. Studi tiru ke Jawa menjadi kelanjutan logis dari program tersebut—sebuah penguatan arah, bukan kebijakan tambal sulam.

“Ini kesinambungan. Anak-anak yang punya kriteria dan potensi kerja luar negeri perlu melihat sistemnya langsung. Supaya mimpi mereka punya pijakan nyata,”
(Drs. Selsius E. Aron, M.Pd)

Di BLK Surabaya, para siswa akan mempelajari bagaimana sebuah sistem bekerja:
bagaimana keterampilan dipetakan, disertifikasi, lalu dikirim ke pasar kerja internasional dengan martabat dan perlindungan.

Revitalisasi SMK: Soal Martabat, Bukan Sekadar Statistik

Di Mimika—dan banyak wilayah timur Indonesia—pengangguran dan kemiskinan bukan sekadar angka. Ia hadir sebagai kegelisahan harian keluarga-keluarga pekerja.

Di sinilah revitalisasi SMK menemukan maknanya.

Bukan hanya mencetak lulusan, tapi membentuk manusia yang berdaya saing.

“Dengan revitalisasi SMK, lulusan akan lebih siap bersaing—baik lokal maupun nasional. Dampaknya bukan hanya pada individu, tapi pada kesejahteraan masyarakat,”
(Drs. Selsius E. Aron, M.Pd)

Pembelajaran Teaching Factory (TEFA), pendekatan deep learning, serta program persiapan kerja luar negeri dipelajari secara menyeluruh. Semua diarahkan pada satu tujuan: menjadikan sekolah vokasi sebagai jalan keluar dari lingkaran ketergantungan.

Ketika Anak-Anak Papua Membawa Pulang Cahaya

Perjalanan ini akan berakhir. Pesawat akan kembali mendarat di Timika. Namun yang dibawa pulang bukan sekadar foto atau cerita perjalanan.

Ada wawasan,
ada kepercayaan diri,
dan ada tanggung jawab moral.

“Ketika mereka pulang, mereka bukan hanya membawa pengetahuan untuk diri sendiri. Mereka membawa pesan bagi teman-temannya: bahwa masa depan itu bisa direncanakan,”
(Kepala SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika)

Di tangan lima siswa ini, sekolah menitipkan harapan.
Di pundak mereka, publik belajar satu hal penting:

bahwa pendidikan, ketika dikelola dengan visi dan keberanian, mampu mengubah peta nasib—bahkan dari sudut timur negeri.

Dan dari Mimika, perjalanan itu baru saja dimulai.

 

Example 300250