Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Hukum & KriminalKabupaten MappiNasionalPeristiwa

Menjaga Tahun yang Akan Datang dari Bayang-bayang Miras

347
×

Menjaga Tahun yang Akan Datang dari Bayang-bayang Miras

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Operasi Sunyi Polsek Citak Mitak di Senggo: Ketika Negara Hadir Sebelum Dentang Tahun Baru

MAPPI |LINTASTIMOR.ID—
Menjelang pergantian tahun, malam biasanya menjanjikan pesta. Namun di sejumlah sudut kampung, pesta tak selalu berarti sukacita. Ada yang berubah menjadi kegaduhan, ada yang menjelma petaka.

Dari kesadaran itulah, aparat Kepolisian Sektor Citak Mitak memilih bergerak lebih awal—sebelum kembang api meledak, sebelum penyesalan datang.

Example 300x600

Senin siang, 29 Desember 2025, tepat pukul 11.00 WIT, operasi cipta kondisi digelar di Kampung Senggo. Tanpa sirene berlebihan, tanpa gegap gempita. Operasi itu berjalan tenang, namun tegas—menyasar titik-titik yang selama ini dicurigai sebagai tempat pembuatan minuman keras lokal jenis kaki anjing.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Laporan masyarakat telah lama berdatangan—tentang pemuda yang larut dalam pesta miras, tentang keresahan yang tumbuh di ruang-ruang publik, tentang malam yang kehilangan rasa aman.

Barang Bukti dan Pesan Moral

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan satu ember berisi rendaman bahan miras, lengkap dengan alat suling: dandang, bambu, dan tepung—perlengkapan sederhana yang kerap melahirkan dampak sosial yang tak sederhana.

Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolsek Citak Mitak, bukan semata untuk penegakan hukum, tetapi sebagai penanda bahwa negara tidak absen ketika masyarakat mulai resah.

Di balik operasi itu, ada pesan yang ingin ditegaskan: keamanan bukan hanya soal patroli, tetapi soal keberanian menghentikan kebiasaan yang perlahan merusak masa depan.

Ajakan yang Lebih Keras dari Larangan

Kapolsek Citak Mitak, Ipda Imam Bukhori, S.H., tidak memilih nada mengancam. Ia justru mengajak—dengan kata-kata yang menempatkan masyarakat sebagai mitra, bukan objek penindakan.

“Saya berharap operasi cipta kondisi ini memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat pergantian tahun,” ujarnya.
“Mari sambut tahun baru dengan ibadah dan kegiatan positif, tanpa miras.”

Di balik kalimat itu tersimpan harapan sederhana: agar tahun baru tidak diawali dengan konflik, kecelakaan, atau penyesalan panjang akibat alkohol.

Operasi yang Akan Terus Menyala

Polsek Citak Mitak memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara intensif hingga malam pergantian tahun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan—karena dalam urusan keamanan, mencegah selalu lebih bermakna daripada menindak setelah korban berjatuhan.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak diam. Jika menemukan aktivitas peredaran atau pembuatan miras, laporan cepat kepada aparat menjadi bagian dari tanggung jawab bersama.

Menjaga Harapan, Menjaga Malam

Tahun baru seharusnya dimulai dengan harapan, bukan kegaduhan. Dengan doa, bukan mabuk. Dengan perayaan yang memuliakan hidup, bukan yang mempertaruhkan nyawa.

Di Kampung Senggo, operasi ini mungkin tak terlihat megah. Namun di sanalah maknanya: ketika negara hadir lebih awal, agar malam pergantian tahun bisa dilalui dengan tenang—dan pagi pertama tahun baru disambut tanpa luka.

Example 300250