Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Kabupaten MappiKesehatan

Gizi untuk Masa Depan: Yayasan Lagenggo Nyalakan Harapan Generasi Emas di SMPN 1 Obaa

70
×

Gizi untuk Masa Depan: Yayasan Lagenggo Nyalakan Harapan Generasi Emas di SMPN 1 Obaa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAPPI |LINTASTIMOR.ID– Pagi di SMP Negeri 1 Obaa terasa berbeda. Di ruang pertemuan sekolah yang sederhana, para orang tua wali murid duduk berdampingan dengan para guru, mendengarkan sebuah gagasan yang sederhana namun sarat makna: makanan sehat untuk masa depan anak-anak mereka.

Selasa, 3 Maret 2026, Yayasan Lagenggo Multi Dimensi menggelar sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Bukan sekadar agenda formal, pertemuan itu menjadi ruang dialog yang menyatukan harapan antara sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk satu tujuan besar: membangun generasi unggul dari Bumi Mappi.

Example 300x600

Di hadapan para wali murid, perwakilan pengurus Yayasan Lagenggo Multi Dimensi, Rosita Adriyanti, S.E., menjelaskan bahwa program ini tidak semata-mata soal membagikan makanan.

╔════════════════════════════════╗
“Kami tidak hanya memberi makanan dalam jumlah besar, tetapi memastikan setiap suapan mengandung asupan gizi yang tepat. Ini adalah investasi kesehatan jangka panjang untuk anak-anak kita.”
╚════════════════════════════════╝

Pernyataan itu menggema sederhana, namun membawa pesan yang kuat: makanan yang baik bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga membangun masa depan.

Melalui standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, yayasan memastikan seluruh proses pengelolaan makanan berjalan dengan prinsip keamanan dan kesehatan. Dapur dikelola secara higienis, bahan pangan dijaga kualitasnya, sementara menu dirancang seimbang untuk mendukung konsentrasi belajar sekaligus mencegah stunting.

Program ini juga menaruh perhatian pada daya tahan tubuh siswa. Sebab tubuh yang sehat adalah fondasi utama bagi anak-anak untuk belajar, berpikir, dan tumbuh dengan optimal.

Namun yang menarik, program MBG di Mappi tidak hanya berbicara tentang gizi, tetapi juga tentang ekonomi lokal.

Rosita menegaskan bahwa bahan pangan yang digunakan akan diprioritaskan berasal dari hasil bumi Mappi sendiri.

╔════════════════════════════════╗
“Kami mengutamakan pangan lokal. Tujuannya ganda: anak-anak mendapatkan gizi terbaik yang segar dari alam kita, sementara roda ekonomi petani dan pedagang lokal di daerah ikut bergerak maju.”
╚════════════════════════════════╝

Dengan pendekatan ini, program makanan bergizi tidak hanya menyentuh ruang kelas, tetapi juga ladang para petani dan pasar-pasar kecil di daerah.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), ahli gizi, serta Dinas Pendidikan. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan bersama untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Obaa, Persilia Maturbongs, menyambut baik program tersebut. Ia menilai dukungan gizi bagi siswa merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar di kelas.

Dalam konteks pembangunan Papua Selatan, program seperti ini memiliki arti strategis. Daerah-daerah yang sedang bertumbuh membutuhkan investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia. Gizi yang cukup, pendidikan yang baik, dan dukungan keluarga menjadi tiga fondasi penting untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di masa depan.

Karena itu, melalui sinergi antara yayasan, pemerintah, sekolah, dan orang tua, program MBG diharapkan menjadi langkah awal menuju cita-cita besar: melahirkan generasi emas dari Mappi.

Di balik setiap piring makanan sehat yang disiapkan, tersimpan harapan yang jauh lebih besar—bahwa suatu hari nanti, anak-anak dari tanah ini akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kuat, dan mampu membawa Mappi berdiri sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia.

Example 300250