Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKesehatanPeristiwa

Dua Bulan untuk Menjaga Hidup

212
×

Dua Bulan untuk Menjaga Hidup

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ketika Aula Polycarpus Menjadi Ruang Harapan dan Klik Natural Menyapa Kesehatan Orang Belu

ATAMBUA | LINTASTIMOR.ID-Pagi itu, Aula Polycarpus tidak sekadar menjadi bangunan dengan kursi-kursi berderet rapi. Ia menjelma ruang harapan. Wajah-wajah renta bercampur senyum gugup, langkah pelan yang menyimpan cerita panjang tentang tubuh yang lelah, dan satu kesadaran yang sama: kesehatan adalah harta terakhir yang ingin dijaga.

Di ruang itulah Klik Natural kembali hadir di Kabupaten Belu—bukan sekadar membawa alat medis dan tenaga kesehatan, tetapi membawa pesan sederhana yang sering terlupakan: lebih baik mencegah daripada mengobati.

Selama dua bulan ke depan, Klik Natural menggelar Seminar dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, meliputi pemeriksaan mata hingga penyakit dalam, dengan dukungan tenaga profesional dan peralatan medis yang memadai. Senin (26/01/2026) menjadi hari pertama—dan langsung mencatatkan antusiasme luar biasa.

Example 300x600

Lebih dari 500 warga datang di hari pembukaan. Mayoritas adalah para lanjut usia.

Mereka datang bukan karena sakit semata, tetapi karena ingin memastikan tubuhnya masih mampu menemani hari esok.

“Kehadiran Bapak dan Mama hari ini
adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.
Mencegah sebelum sakit
jauh lebih bijaksana daripada mengobati.”

— Drs. Nikolaus Umbu K. Birri, MM

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Belu itu menyampaikan sambutan mewakili Bupati Belu. Nada bicaranya tidak menggurui, melainkan mengajak—seolah mengingatkan bahwa kesehatan bukan hanya urusan fasilitas, tetapi juga kesadaran.

Ia menyoroti pergeseran pola penyakit yang kini dihadapi masyarakat. Penyakit menular perlahan menurun, namun penyakit tidak menular justru meningkat dan menjadi tantangan baru yang lebih sunyi, lebih panjang, dan lebih mahal jika diabaikan.

“Hari ini tantangan kita berubah.
Penyakit tidak menular meningkat
dan menuntut kesadaran sejak dini.”

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Belu memberikan apresiasi tinggi kepada Klik Natural. Kehadirannya dinilai sejalan dengan program prioritas pemerintah di bidang kesehatan—terutama dalam memperkuat pendekatan preventif.

“Kami bersyukur Klik Natural hadir
dengan pelayanan gratis,
tenaga kesehatan profesional,
dan peralatan yang memadai.”

Dari pihak penyelenggara, Martinus Fredensius Bola, Manager Area Klik Natural, mengingatkan bahwa kehadiran ini bukan yang pertama. Tahun 2026 menjadi kali kedua Klik Natural menyapa Belu, setelah sebelumnya hadir pada 2013.

“Tahun ini kami kembali ke Belu.
Dua bulan kami akan berada di sini,
menemani masyarakat menjaga kesehatannya.”

Baginya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari visi besar menyambut Indonesia Emas 2045—yang menurutnya tidak akan bermakna tanpa masyarakat yang sehat.

“Tujuan kita hanya satu: sehat.
Mari sambut Indonesia Emas
dengan tubuh yang kuat
dan pikiran yang jernih.”

Klik Natural mengedepankan pendekatan holistik: seminar kesehatan, pemeriksaan gratis, hingga terapi kesehatan. Semua dirancang bukan untuk menakut-nakuti, melainkan mengedukasi dan mendampingi.

Di sudut aula, seorang nenek menunggu giliran pemeriksaan mata. Tangannya menggenggam kartu antrian, matanya berbinar antara cemas dan harap. Di situlah makna kegiatan ini menemukan bentuknya—kesehatan sebagai perjumpaan antara ilmu, empati, dan kepedulian.

Dua bulan mungkin terasa singkat.
Namun bagi orang Belu yang datang hari itu,
dua bulan bisa berarti perpanjangan hidup,
pengetahuan baru,
dan keyakinan bahwa mereka tidak sendirian
dalam menjaga tubuhnya sendiri.

Karena pada akhirnya,
kesehatan bukan hanya urusan medis—
ia adalah cinta paling jujur pada diri sendiri.

 

Example 300250