Scroll untuk baca artikel
Dirgahayu Indonesia 80
Example 728x250
InternasionalPolkam

Diplomasi Perbatasan: NTT dan Timor Leste Eratkan Persaudaraan Lewat Trade Expo Dili 2025

127
×

Diplomasi Perbatasan: NTT dan Timor Leste Eratkan Persaudaraan Lewat Trade Expo Dili 2025

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DILI |LINTASTIMOR.ID)– Dari Kupang menuju Dili, sebuah perjalanan sepuluh jam melintasi batas negara membawa pesan yang jauh lebih dalam dari sekadar kunjungan resmi. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, bersama rombongan pejabat provinsi, kabupaten, serta Kadin NTT, tiba di Timor Leste untuk menghadiri Dili International Trade Expo 2025, Kamis (28/8/2025).

Mereka disambut hangat Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Timor Leste, Augusto Júnior Trindade. Senyum persaudaraan itu seolah menjadi tanda bahwa garis batas hanyalah peta, sementara hati kedua bangsa tetap bertaut.

Example 300x600

“Selamat datang Pak Wakil Gubernur dan rombongan di Dili.

Kehadiran Anda semua di sini adalah bukti bahwa kita bersaudara, yang saling menyapa di rumah sendiri,” ucap Augusto, dengan nada penuh keakraban.

Pertemuan berlangsung bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang dialog tentang masa depan. Wamen Augusto menekankan pentingnya membangun jejaring perdagangan, ekonomi, dan pariwisata yang lebih luas.

“Timor Leste berada pada posisi strategis dalam jalur perdagangan internasional. Inilah peluang kita untuk menata ekonomi yang lebih kokoh,” ujarnya.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menjawab dengan nada optimis. Ia menyebutkan banyak potensi besar yang bisa dikerjasamakan—dari pertanian, perdagangan, hingga sumber daya manusia. “Neraca perdagangan NTT–Timor Leste selama ini sudah berjalan baik. Namun, hari ini kita membicarakan lebih dari itu: bagaimana membangun sinergi yang memberi nilai tambah bagi rakyat di kedua sisi perbatasan,” katanya.

Tak hanya soal ekonomi, Asadoma membawa gagasan pariwisata sebagai jembatan budaya. Ia menawarkan kerja sama sport tourism, mulai dari Tour de NTT hingga rencana Tour de Timor. “Melalui kegiatan ini, dunia akan mengenal destinasi unggulan kita. Dan tentu saja, akan ada dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengusulkan penyelenggaraan Festival Perbatasan NTT–Timor Leste, sebuah panggung yang mempertemukan seni, budaya, dan produk lokal dari dua negeri serumpun. “Festival perbatasan adalah ruang kebersamaan. Di sana ekonomi berputar, budaya saling bertukar, dan persaudaraan kian menguat. Dari sini, kita melangkah maju bersama, sebagai mitra sejajar,” ungkapnya penuh keyakinan.

Pertemuan bilateral ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan delegasi NTT ke Dili. Dari meja dialog hingga ruang kebersamaan, harapan pun terpatri: kerja sama lintas batas ini bukan hanya tentang perdagangan, tetapi juga tentang merajut masa depan bersama—dua bangsa serumpun yang kembali menemukan rumah di hati masing-masing.


 

Example 300250