Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MimikaKesehatanNasionalPeristiwaPolkamTeknologi

Dari Jantung Tambang ke Jantung Kemanusiaan: Sinergi Sunyi yang Menguatkan Harapan Kesehatan Mimika

59
×

Dari Jantung Tambang ke Jantung Kemanusiaan: Sinergi Sunyi yang Menguatkan Harapan Kesehatan Mimika

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID| — Di tanah yang selama puluhan tahun dikenal karena emas dan tembaganya, kini denyut harapan itu bergeser ke ruang-ruang perawatan, ke lorong-lorong rumah sakit, ke tangan-tangan medis yang bekerja dalam sunyi. Dari jantung tambang, sebuah langkah baru digerakkan untuk menguatkan jantung kemanusiaan.

Pagi itu, Senin (16/02/2026), di Timika yang berhawa lembap dan sarat sejarah, sebuah babak baru pelayanan kesehatan dimulai. Bukan dengan gegap gempita, melainkan melalui pertemuan serius dan tekad yang matang. PT Ligar Mandiri Indonesia dan (YPMAK) meresmikan kick-off seleksi pengelola dan penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).

Example 300x600

Langkah ini bukan sekadar prosedur administratif. Ia adalah ikhtiar merancang masa depan kesehatan Mimika dengan visi yang lebih terukur, profesional, dan berkelanjutan.

Merancang Ulang Masa Depan RSMM

Di ruang pertemuan yang dipenuhi peta rencana dan dokumen tebal, Direktur PT Ligar Mandiri Indonesia, Budi Prayogi, berbicara dengan nada tenang namun penuh keyakinan.

╔════════════════════════════════╗
“Kami memahami seluk-beluk kebutuhan rumah sakit, mulai dari persiapan hingga operasional. Yang kami tawarkan bukan hanya konsep, tetapi solusi yang bisa dijalankan.”
╚════════════════════════════════╝

Tim PT Ligar Mandiri Indonesia hadir bukan sebagai konsultan biasa. Mereka membawa komposisi lengkap: ahli prasarana, keuangan, tata kelola medis, administrasi, mutu layanan, hingga pengembangan bisnis kesehatan. Mereka akan membedah persoalan, memetakan kebutuhan, lalu menjahit solusi agar rumah sakit tidak sekadar berdiri, tetapi tumbuh dan dipercaya.

Pendekatan ini menekankan analisis mendalam—mengidentifikasi titik lemah, menyelaraskan visi, dan menjembatani implementasi dengan mitra strategis yang sejalan dalam nilai dan komitmen pelayanan.

Di Mimika, rumah sakit bukan hanya fasilitas. Ia adalah simbol keberpihakan.

YPMAK dan Tanggung Jawab Sejarah

Sebagai pengelola dana kemitraan dari , YPMAK memikul mandat panjang: memastikan hasil kekayaan alam memberi makna nyata bagi masyarakat Amungme dan Kamoro.

Ketua Pengurus YPMAK, Leonardus Tumuka, menyambut kolaborasi ini dengan optimisme yang terukur.

╔════════════════════════════════════════════╗
“Sejak tahun lalu, kami terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan. Sinergi ini adalah langkah maju yang signifikan bagi masyarakat Papua.”
╚════════════════════════════════════════════╝

Lebih dari 29 tahun, pelayanan kesehatan di Mimika berjalan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan sejarah panjang pengelolaan sumber daya alam di Papua. RSMM menjadi salah satu aset berharga—bukan hanya secara fisik, tetapi sebagai ruang harapan bagi suku Amungme dan Kamoro, juga seluruh warga yang tinggal dan bekerja di wilayah ini.

Leonardus menegaskan, perubahan yang diharapkan tidak berhenti pada fasilitas yang lebih baik, melainkan pada perubahan pola hidup masyarakat.

╔════════════════════════════════════════════╗
“Kami ingin dampaknya berkelanjutan. Bukan hanya layanan yang meningkat, tetapi kesadaran hidup sehat yang tumbuh di tengah masyarakat.”
╚════════════════════════════════════════════╝

Dari Dokumen ke Denyut Nyata

Kick-off seleksi pengelola dan penyusunan RIP bukan sekadar formalitas. Ia adalah fondasi. Dari sini, standar pelayanan, sistem manajemen, penguatan SDM, hingga arah pengembangan jangka panjang RSMM akan dirumuskan.

Di tanah Papua, jarak geografis kerap menjadi tantangan. Akses kesehatan tidak selalu mudah. Karena itu, setiap perbaikan sistem memiliki makna besar—ia bisa berarti waktu respons yang lebih cepat, fasilitas yang lebih lengkap, atau prosedur yang lebih manusiawi.

Sinergi PT Ligar Mandiri Indonesia dan YPMAK menjadi simbol bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh stagnan. Ia harus beradaptasi, berbenah, dan berani berubah.

Di Mimika, perubahan itu kini sedang disusun—lembar demi lembar, rencana demi rencana.

Dan di balik setiap rencana, ada wajah-wajah masyarakat yang menaruh harap: agar rumah sakit bukan sekadar tempat berobat, tetapi ruang yang memberi rasa aman.

Dari tambang yang menggali bumi, kini lahir komitmen untuk menggali makna kemanusiaan. Sebab pada akhirnya, ukuran kemajuan bukan hanya pada angka produksi, melainkan pada seberapa kuat kita menjaga hidup manusia.

Example 300250