Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
InternasionalNasionalPeristiwaPolkam

Dari Hatolia A Menuju Pucuk Pimpinan: Jejak Pulang Seorang Perwira Perempuan PNTL

58
×

Dari Hatolia A Menuju Pucuk Pimpinan: Jejak Pulang Seorang Perwira Perempuan PNTL

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DILI | LINTASTIMOR.ID — Ada langkah yang kembali bukan sekadar untuk menapak, tetapi untuk mengenang. Di tanah Hatolia A, Kabupaten Ermera, jejak waktu seperti berputar pelan ketika seorang perwira tinggi kembali ke titik awal pengabdiannya—membawa cerita tentang perjalanan, dedikasi, dan kesetiaan pada negara.

Pada Sabtu, 4 April 2026, Wakil Komandan Jenderal , Komisaris Asisten , melaksanakan kunjungan resmi perdananya ke Polsek (Esquadra) Hatolia A, sebuah tempat yang bukan asing—melainkan bagian dari sejarah hidupnya.

Example 300x600

Kunjungan ini tidak sekadar seremoni institusional. Ia menjelma menjadi perjalanan batin, kembali ke ruang di mana segalanya bermula. Pada tahun 2000, di tengah dinamika awal kemerdekaan Timor-Leste dan tantangan besar dalam membangun sistem keamanan nasional, di tempat inilah pertama kali mengenakan seragam polisi—sebuah momen yang mengikat janji pengabdian kepada rakyat.

╔══════════════════════════════════╗
“Dengan penuh kebanggaan dan emosi,
saya kembali ke kesatuan ini—tempat saya
memulai perjalanan di PNTL.
Di sinilah karakter profesional saya dibentuk
dan tanggung jawab saya kepada negara diteguhkan.”
╚══════════════════════════════════╝

Kata-kata itu tidak sekadar diucapkan, tetapi terasa hidup di antara barisan anggota yang menyambutnya. Hatolia A bukan hanya awal, tetapi juga bagian penting dalam perjalanan kariernya. Ia pernah kembali ke tempat ini sebagai Komandan Esquadra—memimpin rekan-rekannya di lokasi yang dahulu menjadi sekolah pertama pengabdian.

Dalam kunjungan tersebut, ia juga bertemu langsung dengan para anggota kepolisian setempat, memberikan arahan untuk terus memperkuat disiplin, profesionalisme, dan hubungan harmonis dengan masyarakat. Baginya, polisi modern bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra warga dalam menjaga ketertiban dan rasa aman.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan dua makna penting: komitmen kepemimpinan PNTL untuk hadir hingga ke unit-unit terdepan, serta menjadi simbol bahwa kepemimpinan besar selalu lahir dari proses panjang di akar pelayanan. Dalam kesempatan itu pula, Wakil Komandan Jenderal memperkenalkan enam prioritas utama yang menjadi arah strategis selama masa jabatan tiga tahun ke depan.

Secara kontekstual, kunjungan ini mencerminkan model kepemimpinan transformasional dalam institusi keamanan di Timor-Leste—di mana pengalaman lapangan tidak ditinggalkan, melainkan dijadikan fondasi dalam merumuskan kebijakan strategis. Di tengah tuntutan reformasi sektor keamanan dan harapan masyarakat terhadap institusi yang humanis, pendekatan yang menekankan kedekatan dengan anggota dan komunitas menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

Kunjungan resmi itu ditutup dengan pesan sederhana namun kuat: ajakan untuk terus bekerja bersama demi menjaga ketertiban umum, keamanan, dan ketenangan masyarakat di seluruh wilayah.

Dan di Hatolia A hari itu, sejarah seolah berbisik—bahwa setiap langkah kecil yang dimulai dengan tulus, suatu hari dapat kembali sebagai jejak besar yang menginspirasi.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe