Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupNasionalPeristiwaTeknologi

Dari Bogor untuk Tanah Flobamora: Gamanusratim IPB Resmi Dilantik, Menyalakan Obor Solidaritas Mahasiswa NTT

89
×

Dari Bogor untuk Tanah Flobamora: Gamanusratim IPB Resmi Dilantik, Menyalakan Obor Solidaritas Mahasiswa NTT

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BOGOR | LINTASTIMOR.ID – Sabtu siang (14/3/2026) di ruang Gedung Kuliah A Fakultas Pertanian, IPB University, suasana terasa hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Dari berbagai sudut ruangan, wajah-wajah muda mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur tampak berkumpul—membawa cerita tentang kampung halaman yang jauh, sekaligus mimpi besar tentang masa depan.

Hari itu, Badan Kepengurusan Keluarga Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (Gamanusratim) IPB University periode 2026–2027 resmi dilantik. Prosesi yang berlangsung sederhana namun khidmat itu menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan organisasi mahasiswa daerah yang menjadi rumah kebersamaan bagi putra-putri Flobamora di kampus IPB University, Bogor.

Example 300x600

Pelantikan ini dihadiri oleh Penasehat Gamanusratim, Prof. Dr. Ir. Burhanhudin Masyud, MS, Heriyanto S. Soba, S.TP, jajaran pembina, perwakilan Forum Wacana (FW) IPB, organisasi mahasiswa daerah (Omda), serta perwakilan Kelurahan Awardee LPDP IPB 13.0.

Di tengah prosesi tersebut, Junirius Halla, S.Si resmi menerima amanah sebagai Ketua Gamanusratim periode 2026–2027. Ia akan memimpin kepengurusan yang beranggotakan 16 orang, yang terbagi dalam beberapa divisi strategis, yakni media, organisasi dan pengkaderan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Junirius menegaskan bahwa Gamanusratim bukan sekadar organisasi mahasiswa biasa, tetapi ruang persaudaraan yang memelihara identitas dan semangat kolektif mahasiswa NTT.

╔════════════════════════════════╗
“Gamanusratim bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang kebersamaan untuk menjaga nilai kekeluargaan dan mengembangkan potensi anggota.”
Junirius Halla, Ketua Gamanusratim IPB 2026–2027
╚════════════════════════════════╝

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan, Fransisko Ferdinando Saptono, S.TP, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat, yakni hanya satu minggu. Pendanaan kegiatan diperoleh dari iuran anggota, dukungan alumni, serta kas organisasi.

Bagi panitia dan pengurus, pelantikan ini memiliki makna penting sebagai simbol regenerasi kepemimpinan dalam organisasi.

╔════════════════════════════════╗
“Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi regenerasi organisasi, sekaligus awal perjalanan bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan semangat kebersamaan mahasiswa NTT di IPB.”
Fransisko Ferdinando Saptono, Ketua Panitia
╚════════════════════════════════╝

Prosesi pelantikan berlangsung secara resmi setelah pembacaan Surat Keputusan (SK) pengangkatan, yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan oleh para pembina, yakni Efrin A. Dollu, S.Pi., M.Si. dan Yohanes Don Bosco Ricardson Minggo, S.Pi., M.Si.

Dalam arahannya, Penasehat Gamanusratim, Prof. Dr. Ir. Burhanhudin Masyud, MS, menekankan bahwa organisasi mahasiswa daerah harus mampu menjadi ruang pembinaan karakter dan kreativitas generasi muda.

╔════════════════════════════════╗
“Saya berharap mahasiswa dapat membangun jaringan dan mempersiapkan diri untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan. Kami memberikan dukungan penuh bagi perkembangan potensi ini.”
Prof. Dr. Ir. Burhanhudin Masyud, MS
╚════════════════════════════════╝

Secara kontekstual, keberadaan organisasi mahasiswa daerah seperti Gamanusratim memiliki peran penting dalam menjaga identitas kultural mahasiswa perantauan. Di tengah dinamika akademik kampus nasional seperti IPB, komunitas ini menjadi ruang sosial yang tidak hanya mempererat solidaritas mahasiswa NTT, tetapi juga membangun jejaring intelektual yang kelak dapat kembali mengabdi bagi pembangunan daerah asal di Nusa Tenggara Timur.

Menjelang akhir acara, suasana berubah lebih santai. Tawa dan percakapan ringan mengisi ruang ketika para pengurus baru, demisioner, pembina, serta tamu undangan berkumpul dalam sesi resepsi dan foto bersama.

Di balik potret-potret yang diabadikan hari itu, tersimpan harapan sederhana namun kuat: bahwa dari ruang-ruang kuliah di Bogor, akan lahir generasi muda NTT yang kelak pulang membawa ilmu, pengalaman, dan keberanian untuk membangun tanah Flobamora dengan cahaya pengetahuan.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe