Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MappiKabupaten MimikaNasionalOtomotifPeristiwaPolkam

BEDUKK Ramadan Pertamina Menyentuh Hati Anak Yatim hingga Ojol di Tanah Papua dan Maluku

13
×

BEDUKK Ramadan Pertamina Menyentuh Hati Anak Yatim hingga Ojol di Tanah Papua dan Maluku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PAPUA |LINTASTIMOR.ID— Senja Ramadan di Timur Indonesia selalu datang dengan cara yang puitis. Langit yang perlahan meredup, aroma hidangan berbuka yang mulai menguar, dan langkah-langkah manusia yang dipenuhi harapan. Di tengah suasana sakral itu, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menghadirkan sebuah gerakan berbagi yang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi denyut solidaritas sosial yang terasa nyata di tengah masyarakat.

Melalui program Berbuka Dengan Komunitas dan Usaha Kecil (BEDUKK), Pertamina Patra Niaga menyebarkan energi kebaikan yang menjangkau banyak kalangan—dari anak-anak yatim, pengemudi ojek online, komunitas otomotif, hingga pelaku UMKM yang menghidupkan suasana berbuka puasa di berbagai kota di wilayah Papua dan Maluku.

Example 300x600

Program yang digelar serentak pada momentum Ramadan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah ini menghadirkan wajah lain dari energi: bukan hanya bahan bakar yang menggerakkan kendaraan, tetapi juga energi kemanusiaan yang menggerakkan hati.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menegaskan bahwa BEDUKK adalah simbol kehadiran perusahaan energi negara di tengah kehidupan masyarakat.

╔════════════════════════════════╗
“Melalui Program BEDUKK Ramadan, Pertamina Patra Niaga mengajak dan memperkuat kolaborasi dengan UMKM, komunitas dan ojol untuk berbagi berkah dengan anak-anak yatim. Energi yang kami salurkan tidak hanya berupa BBM dan LPG, tetapi juga energi kebahagiaan. Kami berharap manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.”
Bramantyo Rahmadi
╚════════════════════════════════╝

Kegiatan yang dilaksanakan secara bergiliran di berbagai kota ini menghadirkan suasana Ramadan yang hangat. Setidaknya 168 anak yatim menerima paket Ramadan dan Idulfitri yang diserahkan langsung oleh Pertamina Patra Niaga bersama 60 pengemudi ojek online dan empat komunitas yang terlibat aktif dalam kegiatan sosial tersebut.

Di sisi lain, belasan pelaku UMKM lokal turut meramaikan suasana dengan menjajakan hidangan berbuka puasa. Lapak-lapak sederhana mereka menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan solidaritas, ekonomi rakyat, dan semangat kebersamaan di bulan suci.

Di wilayah Papua Pegunungan, semangat berbagi itu bahkan hadir dalam bentuk yang berbeda: turing Ramadan menuju pesantren.

Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua Pegunungan, Imanuel Rumere, menuturkan bahwa perjalanan komunitas otomotif kali ini bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi memiliki tujuan sosial dan spiritual.

╔════════════════════════════════╗
“Hari ini keluarga besar IMI Papua Pegunungan menggelar turing, bukan sekadar perjalanan wisata Ramadan biasa. Bersama Pertamina kami menuju Pesantren Al-Istiqomah di Distrik Welesi untuk mempererat silaturahmi dan berbuka puasa bersama para santri. Ini menunjukkan bahwa komunitas otomotif juga dapat menjadi kekuatan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.”
Imanuel Rumere
╚════════════════════════════════╝

Sementara di Sorong, kehangatan Ramadan juga terasa di Panti Asuhan Al-Amin Muhammadiyah. Anak-anak panti menerima kunjungan sekaligus santunan yang memberi semangat baru menjelang Idulfitri.

Ketua panti asuhan tersebut, Ariyana Sofyo, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak yang diasuhnya.

╔════════════════════════════════╗
“Bukan hanya menyempatkan diri untuk mengunjungi, tetapi juga berbagi rezeki. Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina dan seluruh pihak yang terlibat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi adik-adik untuk mendukung aktivitas pendidikan dan kegiatan mereka selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.”
Ariyana Sofyo
╚════════════════════════════════╝

Program ini juga menyentuh kehidupan para pengemudi ojek online yang kerap menghabiskan waktu berbuka di jalanan. Salah satu pengemudi, Risky Ely, mengaku merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut.

╔════════════════════════════════╗
“Kadang kami masih di jalan saat waktu berbuka tiba. Dengan adanya program seperti ini, kami bisa mampir di SPBU untuk berbuka. Apalagi sekarang fasilitasnya sudah lengkap, jadi sangat membantu para ojol.”
Risky Ely, Pengemudi Ojol
╚════════════════════════════════╝

Secara kontekstual, program BEDUKK menunjukkan bahwa pendekatan tanggung jawab sosial perusahaan di wilayah timur Indonesia semakin bergerak ke arah kolaborasi komunitas. Ketika perusahaan, komunitas, UMKM, dan pekerja sektor informal seperti ojol dipertemukan dalam satu ruang kegiatan sosial, tercipta ekosistem solidaritas yang tidak hanya memberi bantuan sesaat, tetapi juga memperkuat jaringan sosial masyarakat.

Di ujung senja Ramadan, ketika adzan magrib menggema dari masjid-masjid kecil di Papua dan Maluku, paket makanan dibuka, senyum anak-anak yatim merekah, dan para pengendara ojol menghentikan mesin motornya sejenak.

Di situlah energi sesungguhnya bekerja—bukan sekadar menggerakkan kendaraan, tetapi menggerakkan hati manusia untuk saling berbagi.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe