Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaHukum & KriminalPeristiwaPolkam

Bangkai Kerbau Misterius Mengapung di Pelabuhan Waikelo, Warga Kuliti dan Ambil Dagingnya

17
×

Bangkai Kerbau Misterius Mengapung di Pelabuhan Waikelo, Warga Kuliti dan Ambil Dagingnya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUMBA |LINTASTIMOR.ID— Pagi yang biasanya tenang di perairan Pelabuhan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya, berubah ganjil pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Di antara riak air laut yang pelan, sejumlah bangkai kerbau terlihat mengambang. Tubuh-tubuh besar itu terombang-ambing perlahan, memancing rasa heran warga yang berada di sekitar dermaga.

Example 300x600

Beberapa bangkai kemudian terdampar di area dermaga ASDP Waikelo. Aroma menyengat mulai menyebar di udara. Tak lama kemudian, sejumlah warga mendekat. Sebagian memilih menguliti bangkai-bangkai kerbau tersebut dan mengambil dagingnya.

Bagi mereka, itu bukan soal mengambil milik orang lain, melainkan memanfaatkan sesuatu yang dianggap akan sia-sia jika dibiarkan membusuk.

╔════════════════════════════════╗
“Kita bukan curi. Daripada membusuk dan bau, lebih baik kita manfaatkan,” ujar salah satu warga yang terlihat sedang menguliti bangkai kerbau di lokasi.
╚════════════════════════════════╝

Hingga Sabtu petang, belum ada penjelasan pasti mengenai asal-usul kerbau-kerbau tersebut. Dugaan sementara yang beredar di kalangan warga menyebutkan bahwa ternak itu kemungkinan merupakan hewan selundupan yang tidak diketahui nasibnya hingga akhirnya ditemukan mengambang di perairan pelabuhan.

Pihak otoritas pelabuhan sendiri mengaku belum dapat memberikan keterangan resmi terkait peristiwa itu.

╔════════════════════════════════╗
“Kami belum bisa konfirmasi atau memberikan keterangan atas kejadian ini,” tutur Anton Langkamau, salah satu pejabat Kantor Syahbandar Waikelo, saat dikonfirmasi di area dermaga pada Sabtu (07/03/2026) petang.
╚════════════════════════════════╝

Peristiwa ini memunculkan berbagai pertanyaan: bagaimana bangkai-bangkai kerbau itu bisa sampai ke perairan pelabuhan, dari mana asalnya, dan apakah benar terkait aktivitas penyelundupan ternak yang kerap menjadi isu di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.

Di wilayah kepulauan seperti Sumba, lalu lintas ternak melalui jalur laut bukanlah hal asing. Namun, pengawasan yang terbatas di sejumlah jalur transportasi laut kerap membuka celah bagi praktik pengiriman ternak tanpa prosedur resmi. Jika dugaan penyelundupan benar, maka temuan bangkai kerbau ini bisa menjadi tanda adanya persoalan lebih besar dalam tata kelola distribusi ternak di kawasan tersebut.

Sementara itu, air laut di sekitar dermaga tetap beriak seperti biasa. Namun bangkai-bangkai kerbau yang mengapung di sana meninggalkan jejak pertanyaan—tentang perdagangan yang tak terlihat, pengawasan yang mungkin lalai, dan nasib hewan-hewan yang berakhir diam di tengah laut sebelum akhirnya ditemukan manusia.

Example 300250