Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MappiKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Dari Ruang Kadin, Optimisme Itu Tumbuh: Bram Raweyai Batca Arah Baru Timika

20
×

Dari Ruang Kadin, Optimisme Itu Tumbuh: Bram Raweyai Batca Arah Baru Timika

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MIMIKA| LINTASTIMOR.ID – Di sebuah ruang kerja yang tenang, Kamis (26/3), suara optimisme mengalir pelan namun pasti. Dari balik meja Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mimika, —yang akrab disapa Bram—membaca perubahan yang mulai terasa di wajah Kota Timika.

Bagi Bram, pembangunan bukan sekadar proyek yang terlihat kasat mata. Ia adalah rasa yang perlahan hadir—dari tata kota yang membaik hingga sistem pelayanan yang semakin ramah bagi para pelaku usaha.

Example 300x600

╔══════════════════════════════════╗
“Saya melihat Timika sekarang sudah mulai berubah, terlihat lebih bagus. Terutama dalam hal perizinan, yang sudah berjalan melalui sistem satu pintu sehingga memudahkan para pelaku usaha.”
╚══════════════════════════════════╝

Menurutnya, langkah pemerintah daerah dalam menata sistem perizinan melalui pelayanan satu pintu menjadi titik penting dalam mendorong kemudahan berusaha. Sebuah fondasi yang selama ini kerap menjadi tantangan, kini mulai menemukan bentuknya.

Namun lebih dari sekadar sistem, Bram menaruh perhatian pada harmoni di pucuk kepemimpinan. Ia menilai kekompakan antara Bupati dan Wakil Bupati Mimika bukan hanya simbol politik, tetapi energi yang menggerakkan roda pemerintahan secara stabil dan efektif.

╔══════════════════════════════════╗
“Kekompakan antara Bupati dan Wakil Bupati ini menjadi kebanggaan kita. Mereka selalu bersama dalam menjalankan roda pemerintahan, dan ini harus terus dipertahankan hingga lima tahun ke depan.”
╚══════════════════════════════════╝

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk tidak berdiri sebagai penonton, melainkan ikut menjadi bagian dari proses pembangunan yang sedang berjalan.

Di sisi lain, perhatian Bram tertuju pada denyut ekonomi paling dasar—Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Baginya, kekuatan ekonomi rakyat tidak selalu terlihat besar, tetapi justru menjadi akar yang menopang ketahanan ekonomi daerah.

╔══════════════════════════════════╗
“UMKM adalah kekuatan ekonomi rakyat paling kecil, tetapi memiliki peran besar. Kami yakin pemerintah akan terus memberi perhatian serius, karena semangat itu sudah terlihat sejak awal.”
╚══════════════════════════════════╝

Secara kontekstual, perbaikan sistem perizinan dan penguatan UMKM merupakan dua pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. Ketika birokrasi dipermudah, investasi lebih mudah masuk. Ketika UMKM diperkuat, daya tahan ekonomi masyarakat ikut meningkat. Dalam konteks Mimika yang terus berkembang, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan agar tetap berkelanjutan.

Di ujung percakapan itu, tersirat satu keyakinan: bahwa perubahan tidak selalu datang dengan gemuruh besar. Ia bisa hadir dari langkah-langkah kecil yang konsisten—dan dari keyakinan bersama bahwa masa depan Timika sedang ditata, perlahan namun pasti.

Example 300250