Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
InternasionalNasionalPeristiwaPolkam

Timor Leste Mulai Menyusun Langkah Menuju Ketua Asean 2029

91
×

Timor Leste Mulai Menyusun Langkah Menuju Ketua Asean 2029

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DILI |LINTASTIMOR.ID— Di sebuah ruang pertemuan di kawasan Vila Verde, Dili, percakapan tentang masa depan kawasan Asia Tenggara mulai dirancang dengan tenang namun penuh kesadaran sejarah.|

Pada 5 Maret 2026, Menteri Dalam Negeri Timor-Leste Francisco da Costa Guterres, Ph.D bersama Sekretaris Negara Perlindungan Sipil Domingos Mariano Reis duduk dalam sebuah pertemuan koordinasi. Agenda mereka bukan perkara kecil: mempersiapkan Timor-Leste untuk memegang Kepresidenan ASEAN pada tahun 2029.

Example 300x600

Pertemuan itu berlangsung dalam suasana serius, namun sarat harapan. Bagi negara muda yang baru beberapa dekade meraih kemerdekaan, tanggung jawab memimpin organisasi regional seperti ASEAN bukan hanya kehormatan diplomatik—tetapi juga ujian kapasitas negara dalam mengelola keamanan, diplomasi, dan tata kelola pemerintahan lintas kementerian.

Fokus utama diskusi adalah membangun mekanisme komunikasi dan koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL), serta Layanan Migrasi.

╔════════════════════════════════════╗
“Koordinasi ini bertujuan menyiapkan mekanisme komunikasi dan kerja sama antara PNTL dan Servisu Migrasaun dalam kerangka Conselho Nacional de Organização da Presidência da ASEAN (CNOP-ASEAN).”
╚════════════════════════════════════╝

CNOP-ASEAN sendiri dibentuk sebagai mekanisme antar-kementerian tingkat tinggi yang bertugas memastikan seluruh persiapan menuju kepemimpinan ASEAN berjalan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Struktur ini menjadi fondasi penting agar berbagai kementerian dan lembaga negara dapat bekerja dalam satu irama yang sama ketika Timor-Leste nantinya memimpin agenda regional.

Pertemuan koordinasi tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Kabinet Menteri Dalam Negeri Paulo Asis Belo, Direktur Eksekutif Layanan Migrasi Superintendent Kepala Polisi Natércia Eufrasia Soares Martins, Direktur Jenderal Keamanan dan Pencegahan Konflik Gaspar de Sousa “Sordou”, serta para penasihat Kementerian Dalam Negeri.

Masing-masing membawa perspektif lembaga yang berbeda, tetapi bertemu dalam satu tujuan: memastikan negara kecil di ujung timur Nusantara itu siap berdiri sejajar dalam panggung diplomasi Asia Tenggara.

Dalam perspektif regional, langkah awal ini memiliki makna strategis.

Jika persiapan berjalan sesuai rencana, kepemimpinan ASEAN pada 2029 akan menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah diplomasi Timor-Leste—sebuah kesempatan untuk menunjukkan bahwa negara yang lahir dari perjuangan panjang kini mampu berkontribusi aktif dalam stabilitas dan kerja sama kawasan.

Di ruang pertemuan yang sederhana itu, diskusi mungkin berlangsung dalam nada birokratis. Namun maknanya jauh melampaui meja rapat dan berkas dokumen: ia adalah tentang kesiapan sebuah bangsa muda untuk memimpin percakapan besar Asia Tenggara.

Dan dari Vila Verde di Dili, langkah kecil itu perlahan mulai disusun—menuju tahun 2029, ketika Timor-Leste akan berdiri di depan, memegang palu kepemimpinan ASEAN.

Example 300250