Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupPeristiwaPolkam

Sumpah di Mimika: Ketika Amanah Hukum Diserahkan dalam Hening yang Khidmat

66
×

Sumpah di Mimika: Ketika Amanah Hukum Diserahkan dalam Hening yang Khidmat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MIMIKA | LINTASTIMOR.ID — Jarum jam menunjuk pukul 14.30 WIT ketika suasana Aula Kantor Kejaksaan Negeri Mimika berubah menjadi lebih sunyi dari biasanya. Di ruangan itu, bukan sekadar pelantikan digelar—melainkan peneguhan amanah hukum yang kelak bersentuhan langsung dengan denyut keadilan masyarakat.

Siang itu, Kejaksaan Negeri Mimika resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) yang baru.

Example 300x600

Adalah Reinaldo Sampe, S.H., M.H., yang dikukuhkan untuk mengemban amanah tersebut, menggantikan Ibu Nurmin, S.H., yang mendapat promosi sebagai Kepala Seksi Pertimbangan Hukum pada Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Prosesi berlangsung khidmat. Sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Dr. I Putu Eka Suyantha, S.H., M.H., disaksikan para Kepala Seksi dan seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kejari Mimika.

Tangan kanan terangkat. Naskah sumpah dibacakan. Ruangan hening.

Momentum itu bukan sekadar formalitas administratif. Ia adalah pernyataan komitmen: bahwa jabatan adalah amanah, bukan privilese.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-1787/C.4/12/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia tertanggal 31 Desember 2025.

Sebelum dipercaya memimpin Seksi Datun Kejari Mimika, Reinaldo Sampe menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengarungi dinamika hukum di wilayah Mimika yang memiliki karakteristik tersendiri.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Mimika menyampaikan pesan tegas namun penuh harapan.

╔══════════════════════════════════╗
“Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan pahami karakteristik wilayah Mimika. Jalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas guna mendukung penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan.”
╚══════════════════════════════════╝

Kalimat itu menggema sebagai pengingat: bahwa hukum bukan hanya tentang pasal dan prosedur, melainkan juga tentang keadilan yang menyentuh nurani.

Pelantikan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan karier di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Sebuah proses regenerasi organisasi yang bertujuan memperkuat kinerja serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Di Mimika, tanah yang kaya sumber daya sekaligus kompleks dalam dinamika sosialnya, tugas Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara memegang peranan strategis—mengawal kepentingan negara dan pemerintah dalam perkara perdata serta tata usaha negara.

Ketika acara usai dan barisan pegawai mulai meninggalkan aula, satu hal terasa jelas: setiap pelantikan adalah awal dari tanggung jawab baru.

Dan di Mimika, siang itu, amanah hukum kembali ditegakkan—dengan sumpah, integritas, dan harapan akan keadilan yang semakin bermartabat.

 

Example 300250