Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MappiKabupaten MimikaNasionalPeristiwa

Menuju Baitullah: 123 Jamaah Haji Mimika Menutup Ikhtiar, Membuka Doa

104
×

Menuju Baitullah: 123 Jamaah Haji Mimika Menutup Ikhtiar, Membuka Doa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID
Di Mimika, musim haji tak hanya dibaca lewat angka dan administrasi. Ia hadir sebagai ikhtiar panjang—tentang sabar menunggu, menabung bertahun-tahun, dan mengikatkan niat pada satu tujuan suci: Baitullah. Kini, 123 calon jamaah haji dari Kabupaten Mimika telah menuntaskan langkah administratif mereka, bersiap menyusuri jalan spiritual menuju Tanah Suci pada tahun 2026.

Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Rabu (21/01/2026), kabar itu disampaikan dengan nada syukur. Seluruh pembayaran dan berkas telah rampung, menandai fase akhir dari penantian panjang para tamu Allah.

Example 300x600

“Alhamdulillah, 123 jamaah telah menyelesaikan semua kewajiban dan kini siap menghadapi perjalanan spiritual menuju Bumi Suci,”
ujar Abdul Sakir,
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika.

Menurut Abdul Sakir, proses pelunasan dan pengumpulan dokumen berjalan sesuai target. Namun, masih ada empat calon jamaah yang belum sepenuhnya menutup ikhtiar finansialnya—bukan karena kurang niat, melainkan kendala teknis dan tahapan kesehatan.

“Dua jamaah mengalami kendala sistem pembayaran tahap pertama di bank, sementara dua lainnya adalah jamaah cadangan yang masih menunggu hasil istithaah,”
jelasnya.

Sebagai ruang harapan terakhir, Kementerian Agama membuka pelunasan tahap kedua mulai 20 hingga 23 Januari 2026. Kesempatan ini menjadi batas akhir sebelum keputusan keberangkatan ditetapkan.

“Ini adalah kesempatan terakhir agar mereka tidak tertinggal dari perjalanan suci tahun ini,”
tegas Abdul Sakir.

Antara Administrasi dan Doa

Penyelenggaraan ibadah haji di Mimika tahun ini dinilai berjalan tertib dan sesuai prosedur. Namun lebih dari itu, haji adalah perjalanan batin—yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual.

“Kami berharap seluruh jamaah diberi kesehatan, kelancaran, dan kekhusyukan dalam setiap tahapan ibadah, dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air,”
ucapnya.

Ia pun mengajak masyarakat Mimika, khususnya umat Muslim, untuk ikut mengiringi langkah para calon jamaah dengan doa.

“Mari kita dukung dengan doa agar mereka berangkat sehat, pulang membawa berkah, dan menjadi haji yang mabrur,”
ungkap Abdul Sakir.

Menunggu Panggilan Waktu

Hingga kini, jadwal keberangkatan resmi jamaah haji Mimika masih menunggu pengumuman dari pihak terkait. Namun berdasarkan estimasi awal, keberangkatan diperkirakan akan berlangsung pada Mei 2026.

“Kami masih menunggu jadwal resmi, tetapi kemungkinan besar pada bulan Mei mendatang,”
katanya.

Di akhir pernyataannya, Abdul Sakir menegaskan pentingnya dukungan lintas pihak—pemerintah daerah, DPRK Mimika, dan seluruh elemen masyarakat—agar penyelenggaraan haji berjalan aman dan bermakna.

“Dukungan semua pihak sangat penting agar ibadah haji berjalan sukses dan memberi manfaat, bukan hanya bagi jamaah, tetapi juga bagi daerah,”
pungkasnya.

Di Mimika, 123 nama kini tercatat bukan sekadar dalam daftar keberangkatan, tetapi dalam doa-doa yang diam-diam dipanjatkan. Ikhtiar telah ditutup, tinggal menunggu panggilan. Dan ketika waktu itu tiba, langkah-langkah mereka akan menuju satu arah: Rumah Tuhan.

 

Example 300250