Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MimikaPeristiwaPolkam

Ketika Jam Negara Berjalan, Satpol PP Menyapa Meja Kopi dan Bangku Sekolah

124
×

Ketika Jam Negara Berjalan, Satpol PP Menyapa Meja Kopi dan Bangku Sekolah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Razia di Mimika Menyasar ASN Nongkrong Saat Jam Kerja dan Pelajar yang Membolos

TIMIKA| LINTASTIMOR.ID
Jam kerja seharusnya berdetak di ruang-ruang pelayanan publik, dan jam belajar mestinya berdenyut di bangku sekolah. Namun di sudut-sudut kota, di balik aroma kopi dan keramaian kios, sebagian waktu negara justru terhenti. Dari kegelisahan itulah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mimika turun ke lapangan.

Example 300x600

Sekretaris Satpol PP Mimika, Dessy Selfina R. Esurruw, mengatakan penertiban dilakukan menyusul instruksi langsung Bupati Mimika agar aparatur pemerintah dan generasi muda kembali pada ritme tanggung jawab masing-masing.

“Setelah mendengar instruksi Bupati, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan penertiban, khususnya terhadap pegawai yang nongkrong di saat jam kerja,” ujar Dessy, Senin (12/1/2026).

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di luar lingkungan kerja pada jam dinas, bahkan kedapatan duduk santai di kafe. Temuan ini, kata Dessy, menjadi perhatian serius karena menyangkut disiplin aparatur dan wajah pelayanan publik.

“Perintah dari Bapak Bupati jelas: penertiban harus dijalankan. Instruksi itu sudah disampaikan secara berjenjang melalui Kasatpol PP kepada kami,” jelasnya.

Salah satu kasus yang terjaring adalah ASN dari Puskesmas Banti yang berada di kafe saat jam kerja. Kepada mereka, Satpol PP tidak serta-merta mengambil tindakan keras, melainkan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kami lakukan sosialisasi terkait instruksi Bupati. Mereka mengaku baru mengetahui adanya penertiban ini,” ungkap Dessy.

Tak hanya menyasar ASN, razia juga menjangkau anak-anak sekolah yang bolos dan menghabiskan waktu di luar jam belajar. Kawasan sekitar Mayon menjadi fokus, menyusul laporan masyarakat tentang pelajar yang kerap berkumpul di kios-kios saat jam sekolah masih berlangsung.

Pemandangan spontan pun terjadi. Beberapa anak terlihat berlarian saat petugas datang. Bagi Satpol PP, momen ini bukan semata penindakan, melainkan ruang pembinaan.

“Saat ini kami masih fokus pada pembinaan dan arahan. Namun sesuai perintah Bupati, jika ditemukan kembali, akan kami amankan dan menghubungi orang tua,” tegas Dessy.

Ia menambahkan, kesempatan pertama diberikan agar mereka—baik ASN maupun pelajar—dapat memperbaiki diri. Sosialisasi menjadi pintu awal, sebelum langkah lanjutan diambil sesuai aturan.

“Harapannya, tidak ada lagi ASN yang meninggalkan tanggung jawab di jam kerja, dan tidak ada lagi anak-anak yang meninggalkan sekolah untuk nongkrong di jalanan,” pungkasnya.

Razia ini bukan sekadar tentang siapa yang tertangkap basah, melainkan tentang menertibkan waktu, menata disiplin, dan mengembalikan martabat ruang publik. Di Mimika, negara ingin memastikan bahwa setiap jam yang berjalan—adalah jam yang dipertanggungjawabkan.

 

Example 300250