Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
NasionalPolkam

Motaain Menjadi Gerbang Terpadat Indonesia

402
×

Motaain Menjadi Gerbang Terpadat Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Setengah Juta Pelintas, Negara Hadir Tegak di Perbatasan RI–Timor Leste

ATAMBUA |LINTASTIMOR.ID| Di ujung barat Pulau Timor, sebuah gerbang negara bekerja tanpa henti. Tahun 2025 mencatat sejarah baru: Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain resmi menjadi pos perlintasan orang terpadat di Indonesia, menandai denyut kehidupan, ekonomi, dan kemanusiaan yang bergerak serempak di tapal batas Republik Indonesia–Timor Leste.

Data terbaru Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP RI) yang dirilis Kamis (8/1/2026) menunjukkan, Desember 2025 saja mencatat 56.585 pelintas, angka tertinggi secara nasional. Capaian ini menegaskan posisi strategis Motaain sebagai simpul mobilitas manusia lintas negara.

Example 300x600

Sepanjang tahun 2025, total perlintasan di PLBN Motaain mencapai 468.984 orang. Dari jumlah tersebut, 233.874 orang berangkat menuju Timor Leste, sementara 235.110 orang masuk ke wilayah Indonesia—sebuah keseimbangan arus yang mencerminkan intensitas hubungan sosial dan ekonomi kedua negara.

Tak hanya menjadi gerbang manusia, Motaain juga menjelma sebagai nadi perdagangan perbatasan. Nilai ekspor yang difasilitasi sepanjang 2025 mencapai Rp763,8 miliar, dengan berat bersih barang 43.027.481 kilogram, diangkut melalui 8.363 sarana pengangkut.

Komoditas yang melintas memperlihatkan wajah ekonomi rakyat dan industri perbatasan:

  • Pangan dan Pertanian: beras, bahan makanan olahan, sayur-mayur, buah, telur, hingga hasil laut.
  • Kebutuhan Rumah Tangga: elektronik, furnitur, serta material bangunan.
  • Produk Lainnya: kain tais khas Timor, bibit ayam broiler, hingga alat tulis kantor.

Di sektor transportasi, 22.236 unit kendaraan pribadi tercatat melintas sepanjang tahun, menambah gambaran betapa hidupnya arteri perbatasan ini.

Namun Motaain bukan semata soal angka dan statistik. Di balik lalu lintas manusia dan barang, fungsi kemanusiaan tetap dijaga. Sepanjang 2025, PLBN Motaain memfasilitasi pemulangan 82 jenazah lintas negara, dilaksanakan sesuai standar dan prosedur yang berlaku—sebuah tugas sunyi yang sarat makna kemanusiaan.

“Tingginya aktivitas ini menunjukkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap pelayanan kami,”
ujar Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, SSTP.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan yang tertib, aman, dan humanis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.”

Capaian ini menjadi penegasan bahwa negara tidak berhenti di garis peta. Melalui PLBN Motaain, BNPP RI menghadirkan wajah negara yang modern, profesional, dan melayani, sekaligus memperkuat perbatasan sebagai ruang perjumpaan—bukan sekadar batas.

Di Motaain, perbatasan bukan akhir Indonesia.
Ia adalah awal dari kehadiran negara yang bekerja.

 

Example 300250