Scroll untuk baca artikel
Dirgahayu Indonesia 80
Example 728x250
Kabupaten MappiKabupaten MimikaKesehatanNasionalPolkam

Posyandu: Cahaya Kecil Penjaga Tumbuh Kembang Anak Mimika

50
×

Posyandu: Cahaya Kecil Penjaga Tumbuh Kembang Anak Mimika

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID) – Di balik senyum seorang balita, tersimpan harapan besar sebuah bangsa. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) hadir sebagai garda terdepan yang menjaga harapan itu tetap hidup. Jumat (29/8/2025), Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar Pertemuan Pokjanal Posyandu tingkat Kabupaten dan Distrik di Hall Hotel Grand Tembaga, sebuah forum untuk merajut komitmen bersama melawan stunting dan membangun keluarga sehat.

Example 300x600

Acara ini dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Frans Kambu, yang menegaskan peran vital Posyandu bukan hanya sebagai tempat layanan kesehatan dasar, tetapi sebagai pusat pemberdayaan keluarga.

“Posyandu adalah jantung pelayanan kesehatan masyarakat. Dari sini, kita memastikan setiap anak tumbuh sehat, bebas dari stunting, dan setiap keluarga belajar hidup bersih, bergizi, dan sejahtera,” ujar Frans Kambu.

Seiring lahirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, kedudukan Posyandu semakin kokoh sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Di Mimika, regulasi ini menjadi payung hukum sekaligus pengingat: bahwa kesehatan anak-anak hari ini adalah modal utama daya saing daerah di masa depan.

Stunting dipandang tidak sekadar soal tubuh yang gagal tumbuh, melainkan ancaman terhadap kualitas generasi: dari kecerdasan hingga produktivitas. Karena itu, Pemkab Mimika menempatkan penguatan Posyandu sebagai benteng pertama pencegahan.

Pertemuan Pokjanal kali ini membahas empat fokus utama: sosialisasi regulasi, penguatan koordinasi lintas sektor, perbaikan struktur tim, dan penegasan komitmen bersama. Semua diarahkan agar Posyandu kembali hidup di setiap kampung dan kelurahan—menjadi cahaya kecil yang terus menyala di tengah keluarga.

Seorang pejabat yang hadir menyampaikan apresiasinya:

“Forum ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk menyatukan hati dan tekad. Semoga dari sini lahir semangat baru agar tidak ada lagi anak Mimika yang tumbuh dalam kekurangan gizi. Biarlah mereka tumbuh sehat, cerdas, dan kuat, menjadi generasi emas Mimika.”

Pertemuan itu menutup dengan harapan yang lembut namun tegas: Posyandu bukan lagi sekadar meja timbang, buku catatan, dan botol vitamin. Ia adalah ruang cinta—tempat ibu, anak, dan masyarakat berpegangan tangan menghadirkan masa depan tanpa stunting.

Mimika ingin anak-anaknya tumbuh setinggi mimpi, sekuat tanah tempat mereka berpijak, dan seteguh laut yang mengelilinginya.


 

Example 300250