Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MimikaOtomotifTeknologi

51 Mata Kota, Timika Tak Lagi Tidur

47
×

51 Mata Kota, Timika Tak Lagi Tidur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Diskominfo Mimika Menjahit Keamanan dari Sudut-Sudut Sunyi Kota

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID
Kota kini belajar berjaga. Bukan dengan peluit panjang atau sirene yang meraung, melainkan lewat 51 pasang mata elektronik yang dipasang diam-diam, setia, dan tak pernah berkedip. Di persimpangan, di jalur lalu lintas, di ruang-ruang strategis—Timika mulai menulis bab baru tentang keamanan.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika——melangkah keluar dari rutinitas administratif. Mereka memilih jalan sunyi namun menentukan: membangun sistem pengawasan kota yang terintegrasi, modern, dan hidup 24 jam.

Example 300x600

Langkah ini bukan sekadar proyek teknis. Ia adalah bahasa baru tata kelola kota, sebuah upaya menjawab kegelisahan warga di tengah dinamika urban yang terus bergerak.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
“Kami ingin kota ini selalu terjaga—siang dan malam. Integrasi pengawasan bukan pilihan, melainkan keharusan.”
— , Kepala Diskominfo Mimika
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Yan Selamat Purba menyebut, pemasangan 51 unit CCTV ini adalah fondasi awal. Di balik layar, Diskominfo sedang merajut kerja lintas sektor—bersama Dinas Perhubungan dan —agar seluruh sistem pengawasan dapat berbicara dalam satu bahasa data.

Integrasi itulah yang menjadi kunci. Ketika satu kamera menangkap gerak mencurigakan, sistem lain siap menindaklanjuti. Respons cepat, keputusan presisi, kota lebih aman.

Di ruang kontrol, layar-layar menyala tanpa suara. Di sanalah denyut Smart City Mimika bekerja—bukan sebagai slogan, tetapi sebagai praktik. Pemerintah daerah percaya, kota yang aman adalah kota yang dipercaya. Dan kepercayaan, pada gilirannya, adalah magnet bagi investasi.

Namun teknologi tak pernah berdiri sendiri. Yan mengingatkan, CCTV bukan milik pemerintah semata.

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
“Ini aset publik. Jika dirusak, yang rugi bukan hanya negara—tetapi kita semua.”
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Ajakan itu sederhana, namun bermakna: rawat mata kota, maka kota akan menjaga kita.

Timika hari ini sedang belajar menatap dirinya sendiri—jujur, terbuka, dan waspada. Dengan 51 CCTV yang terhubung, kota ini tak lagi tidur lelap. Ia berjaga. Dalam senyap. Dalam cahaya layar. Dalam tanggung jawab bersama.

Example 300250